Seekor Buaya Muara Sepanjang 2 meter Menyatroni Rumah Warga

Posted by : Thing November 4, 2023

Lintasbabel – Seekor buaya muara sepanjang sekitar 2 meter menyatroni dan sempat berdiam sesaat di teras rumah panggung milik Leha (32) di pinggiran Sungai Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.

Jumat (3/11/2023) siang, sekitar pukul 13.00 WIB, Leha dan keluarganya diteror sesosok ‘tamu tak diundang’ yang tak biasa.

Walaupun kejadian hanya sesaat, ketakutan masih menyelimuti wajah Leha. Suara dan napasnya tak beraturan saat peristiwa yang baru dialami. Kini Leha menjadi waswas, dia merasa keselamatan keluarganya terancam. Apalagi dia menyaksikan langsung kedatangan binatang buas itu.

Leha menceritakan kemunculan buaya pertama kali diketahui oleh kedua anaknya Dani (6) dan Sardi (10).

“Waktu itu anak saya Dani dan Sardi hendak keluar rumah mau jajan ke toko. Untuk sampai ke toko, mereka harus menyeberangi jembatan kayu kecil yang menghubungkan antara satu rumah ke rumah lainnya, karena rumah warga di sini di atas sungai,” ujar Leha yang sesekali menarik napas panjang berusaha tenang.

Leha mengungkapkan, saat menyeberangi jembatan, anaknya yang kecil Dani melihat penampakan seekor buaya yang mengendap-endap di permukaan air di bawah jembatan dekat rumah mereka.

Leha mengungkapkan, saat menyeberangi jembatan, anaknya yang kecil Dani melihat penampakan seekor buaya yang mengendap-endap di permukaan air di bawah jembatan dekat rumah mereka.

Dani pun langsung memberitahukan kakaknya Sardi. Kemudian keduanya bergegas lari menjauh, lalu memberitakukan ibunya yang sedang di rumah tetangga.

“Anakku berteriak, mak ada buaya! Aku tanya di mana, karena biasanya buaya muncul di sekitar drum, ternyata sudah di dekat tangga rumah,” ucap Leha dengan suara agak bergetar.

Kata Leha saat kejadian rumahnya dalam keadaan kosong, karena dia sedang di rumah tetangga dan suaminya sedang melaut.

Lanjut Leha, buaya itu sempat berjalan di teras rumahnya sebelum akhirnya kembali turun ke sungai dan menghilang.

“Saya dan warga enggak berani mendekat. Kita hanya menyaksikan dari jauh saja, sampai buaya itu kabur,” ucapnya

Ia menyebutkan warga di kawasan Pangkalarang sudah terbiasa melihat kemunculan buaya, terkadang malah warga berkumpul menyaksikan meskipun tidak berani dekat-dekat.

“Di sekitar sini memang sering sekali muncul buaya terutama pada saat air pasang, tapi kemunculannya sebatas di perairan laut saja, tidak sampai ke darat,” imbuhnya.

Terkadang kata Leha ketika air pasang, buaya berenang-renang di bawah rumah panggung penduduk dan sesekali menabrak tiang fondasi rumah warga.

“Kadang tiba-tiba menabrak tiang rumah, sehingga membuat kami kaget,” tukasnya.

Leha mengaku kejadian buaya naik ke rumah warga baru pertama kali ini terjadi di kawasan Pangkalarang.

“Ini bahaya sebenarnya, apalagi kalau kita sedang tidak di rumah dan ada anak-anak. Tapi mau bagaimana lagi, kalau pindah tidak mungkin,” keluhnya.

Ia menduga kedatangan buaya itu untuk mencari makanan.

“Karena dulu ada warga dekat sini sering ngasih makan buaya dengan ayam, tapi sekarang warganya sudah pindah, jadi buaya itu mungkin menagih jatahnya,” tandas Leha.

RELATED POSTS
FOLLOW US